Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghantam Kota Isfahan di Iran tengah pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Isfahan merupakan salah satu lokasi fasilitas nuklir penting Iran dan diyakini menyimpan uranium yang diperkaya tinggi. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)
Presiden AS Donald Trump bahkan membagikan video ledakan besar di Isfahan, yang menurut laporan media terjadi pada dini hari waktu setempat. (AFP/-)
Menurut seorang pejabat AS yang dikutip oleh The Wall Street Journal (WSJ), pasukan AS menyerang depot amunisi di Isfahan dengan bom penghancur bunker seberat sekitar 907 kilogram. "Sejumlah besar bom penghancur bunker, atau amunisi penetrator, digunakan untuk serangan itu," kata pejabat tersebut. (via REUTERS/IRIB VIA WANA)


















































