Coventry promosi ke Premier League usai imbang dramatis, akhiri penantian 25 tahun. - Instagram.
Harianjogja.com, LANCASHIRE— Coventry City memastikan tiket kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah hasil imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers di Ewood Park, Sabtu dini hari WIB. Kepastian promosi ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 25 tahun.
Gol penentu lahir di menit ke-84 lewat sundulan Bobby Thomas yang memaksa skor imbang. Hasil tersebut cukup untuk mengunci promosi otomatis, bahkan saat kompetisi masih menyisakan tiga laga.
Manajer Frank Lampard menyebut momen ini sebagai pencapaian kolektif yang melampaui peran individu.
"Sunggu malam spesial bagi klub sepak bola ini, yang mana pencapaian ini lebih besar dari kita semua," kata Lampard.
Keberhasilan ini terasa semakin emosional mengingat Coventry terakhir kali tampil di Liga Premier pada 2001. Klub yang pernah menjadi salah satu pendiri kompetisi tersebut sempat terpuruk hingga kasta keempat pada 2017 sebelum bangkit perlahan.
Di bawah arahan Lampard, performa Coventry sepanjang musim di Championship terbilang konsisten. Mereka memimpin klasemen dengan keunggulan 11 poin atas Ipswich Town, memastikan posisi aman di zona promosi langsung.
Sekitar 7.000 pendukung Coventry yang hadir di tribun tandang ikut merayakan momen bersejarah tersebut. Atmosfer penuh emosi menyelimuti stadion setelah peluit akhir dibunyikan.
Lampard juga memberi penghargaan kepada pelatih sebelumnya, Mark Robins, yang dinilainya berperan penting dalam fondasi kebangkitan tim.
"Mark Robins, tentu saja, dia harus mendapatkan apresiasi. Tapi ini pencapaian yang amat sangat besar dari semua orang dan ini benar-benar istimewa," ujarnya.
Ia mengaku terharu bisa merayakan promosi bersama para suporter yang setia mendukung tim selama puluhan tahun. Bagi Lampard, loyalitas tersebut menjadi energi utama di balik kebangkitan Coventry.
Keberhasilan ini juga mempertegas kapasitas Lampard sebagai pelatih papan atas. Setelah pengalaman bersama Chelsea dan Everton, ia kini sukses membawa Coventry kembali ke panggung elite sepak bola Inggris.
Coventry City Football Club bukan sekadar klub sepak bola biasa; mereka adalah representasi identitas kota industri di Inggris yang penuh dengan daya juang.
Didirikan pada tahun 1883 oleh para pekerja pabrik sepeda Singer, klub ini awalnya bernama Singers FC sebelum akhirnya resmi berganti nama menjadi Coventry City pada 1898.
Salah satu tonggak sejarah paling ikonik terjadi pada tahun 1960-an di bawah kepemimpinan manajer legendaris Jimmy Hill. Ia melakukan revolusi total yang mengubah wajah klub selamanya.
Hill memperkenalkan warna seragam Sky Blue yang kini menjadi identitas abadi klub, menciptakan lagu kebangsaan klub, hingga mempelopori program perjalanan bagi pendukung tandang. Di bawah tangannya, Coventry merangkak naik dari divisi bawah hingga mencapai kasta tertinggi sepak bola Inggris pada 1967.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara


















































