Bus jamaah umrah terbakar (Ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah menyatakan jamaah umrah Indonesia yang busnya terbakar di dekat Madinah akan dipulangkan ke Indonesia pada 31 Maret.
"Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026," kata Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron Ambary di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Ia mengatakan, Satgas Pelindungan KJRI Jeddah telah menemui pembimbing dan perwakilan jamaah di Madinah pada Jumat malam waktu setempat. Menurut Yusron, ada 24 orang, sebagian besar dari Sumatera Barat, yang berada di dalam bus nahas tersebut.
Sopir bus diketahui merupakan warga negara Mesir. "Seluruh jamaah dalam kondisi selamat dan tidak terdapat korban luka fisik. Paspor seluruh jamaah juga aman tidak ikut terbakar," katanya.
Meski demikian, sejumlah anak mengalami trauma ringan dan enggan menumpang bus lagi untuk sementara.
sumber : Antara

4 days ago
7














































