Newswire Senin, 03 Agustus 2026 14:57 WIB

Foto ilustrasi wisatawan sedang traveling. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2020 sekaligus meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan secara kumulatif kunjungan wisman pada semester pertama 2026 tumbuh 5,71 persen dibandingkan Januari–Juni 2025.
“Secara kumulatif atau sepanjang Januari hingga Juni 2026, total kunjungan wisman mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025,” kata Ateng dalam keterangan resmi secara daring di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Kunjungan Wisman Juni Capai 1,39 Juta Orang
BPS mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama Juni 2026 mencapai 1,39 juta orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.210.879 wisman masuk melalui pintu masuk utama, sedangkan 175.696 lainnya masuk melalui pintu perbatasan.
Secara bulanan, jumlah kunjungan wisman meningkat 0,32 persen. Namun, jika dibandingkan dengan Juni 2025, jumlahnya masih mengalami penurunan 2,15 persen.
Wisatawan Malaysia Masih Mendominasi
Berdasarkan negara asal, wisatawan dari Malaysia masih menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Indonesia pada Juni 2026.
BPS mencatat jumlah wisman asal Malaysia mencapai 258,69 ribu kunjungan atau sekitar 18,7 persen dari total kunjungan. Meski demikian, angka tersebut turun 13,25 persen dibandingkan Mei 2026.
Di sisi lain, jumlah wisatawan dari Singapura dan Australia justru mengalami peningkatan.
Wisman asal Singapura tercatat mencapai 169,91 ribu kunjungan, naik 24,26 persen secara month-to-month. Sementara wisatawan asal Australia mencapai 167,50 ribu kunjungan, meningkat 8,04 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau berkontribusi sekitar 12,1 persen dari total kunjungan Juni 2026.
“Secara bulanan atau month-to-month terjadi peningkatan kunjungan wisman pemegang paspor Singapura dan Australia. Sementara secara month-to-month untuk wisman pemegang paspor Malaysia justru mengalami penurunan,” katanya.
Bandara Ngurah Rai Jadi Pintu Masuk Utama
Menurut BPS, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Selama Juni 2026, bandara tersebut menerima 604.962 kunjungan wisman, dengan wisatawan asal Australia menjadi kelompok terbesar sebanyak 156.706 kunjungan.
Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta mencatat 240.681 kunjungan wisman, sedangkan Batam menerima 156.984 kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama.
Capaian tersebut menunjukkan sektor pariwisata Indonesia masih mempertahankan tren positif sepanjang semester pertama 2026, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































