BMKG Ungkap Daftar Kota yang Berpotensi Hujan Sabtu Ini

2 hours ago 4

Newswire

Newswire Sabtu, 12 September 2026 08:37 WIB

BMKG Ungkap Daftar Kota yang Berpotensi Hujan Sabtu Ini

Foto ilustrasi lahan pertanian diguyur hujan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah kota besar di Indonesia diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Sabtu (12/9/2026). BMKG juga mengingatkan adanya potensi petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Prakirawan BMKG Bintari menerangkan daerah konvergensi saat ini terbentuk mulai dari Teluk Thailand hingga Laut Cina Selatan. Daerah konvergensi lainnya terbentuk dari pesisir utara Papua Nugini hingga Samudra Pasifik utara Papua Nugini.

Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Sabtu, keberadaan daerah konvergensi dan konfluensi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilaluinya.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar kota besar di Indonesia diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir berpotensi terjadi di Padang.

Daftar wilayah yang diprakirakan hujan

Selain Padang, sejumlah kota besar juga berpotensi diguyur hujan ringan pada Sabtu.

Wilayah yang masuk dalam prakiraan hujan ringan BMKG meliputi:

Banda Aceh.
Medan.
Tanjung Pinang.
Jambi.
Bengkulu.
Bandung.
Semarang.
Tanjung Selor.
Mamuju.
Palu.
Nabire.
Jayawijaya.

Sementara itu, sejumlah kota besar lainnya diprakirakan berada dalam kondisi berawan.

Wilayah tersebut yakni:

Pekanbaru.
Jakarta.
Serang.
Yogyakarta.
Surabaya.
Denpasar.
Mataram.
Kupang.
Makassar.
Kendari.
Gorontalo.
Manado.
Ambon.
Ternate.
Sorong.
Manokwari.
Jayapura.

Gelombang 4 Meter Mengancam Perairan Sumut

Selain prakiraan cuaca di kota-kota besar, BMKG sebelumnya juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara.

Pada Jumat (11/9), BMKG menyebutkan gelombang setinggi empat meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan Sumut akibat angin kencang pada periode 11 hingga 14 September 2026.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani mengatakan potensi gelombang empat meter tersebut dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta perairan timur Kepulauan Nias.

"Gelombang setinggi empat meter dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan timur Kepulauan Nias," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Jumat.

Dasmian menjelaskan kondisi atmosfer di kawasan Sumatera bagian utara turut mendukung pembentukan awan konvektif. Belokan angin di wilayah Sumatera bagian utara (Sumbagut) serta suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia Barat Sumatera dapat meningkatkan aktivitas pembentukan awan konvektif di wilayah Sumbagut.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat, petir, angin kencang maupun gelombang tinggi diimbau memperhatikan informasi dan peringatan cuaca dari BMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|