BEM UI Gelar Aksi Demontrasi di Jakarta, Ini 5 Tuntutannya

6 hours ago 2

BEM UI Gelar Aksi Demontrasi di Jakarta, Ini 5 Tuntutannya

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI menggelar aksi bertajuk Menuju Indonesia Bangkrut menuju kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6/2026), dengan membawa lima tuntutan terkait kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. (Istimewa/Threads/Aritedjo)

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” pada Jumat (12/6/2026). Aksi tersebut dimulai dari Lapangan FISIP UI dan direncanakan bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Aksi ini menjadi sorotan publik karena memuat kritik tajam terhadap kondisi ekonomi nasional, kebijakan fiskal, hingga tata kelola pemerintahan yang tengah berjalan.

5 Tuntutan Utama BEM UI

Dalam seruan resminya melalui akun Instagram @bemui_official, BEM UI menyampaikan lima tuntutan utama:

  1. Menghentikan pemborosan APBN
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil
  5. Mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengakui kesalahan dan tidak mengelak dari persoalan nasional

Kritik Kondisi Ekonomi Nasional

BEM UI menilai Indonesia sebagai negara kaya sumber daya, namun belum mampu menghadirkan kesejahteraan merata bagi rakyat. Mereka juga menyoroti meningkatnya tekanan ekonomi, mulai dari pelemahan daya beli hingga kebijakan fiskal yang dianggap belum efektif.

Mahasiswa menilai sejumlah isu strategis menjadi bukti adanya persoalan serius dalam tata kelola negara, termasuk potensi tekanan pada sektor keuangan dan sosial.

Sorotan Isu Nasional

Dalam aksi ini, BEM UI juga menyoroti beberapa isu aktual, antara lain:

  1. Dugaan kasus korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional
  2. Pelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS
  3. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia yang dinilai menekan ekonomi
  4. Kenaikan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax menjadi Rp16.250 per liter
  5. Isu potensi tekanan pembiayaan pada sistem BPJS Kesehatan
  6. Perdebatan terkait pengesahan UU Polri dan perluasan jabatan sipil
  7. Isu pemberantasan korupsi yang kembali mencuat di ruang publik

Aksi Kritik dan Seruan Pengawasan Publik

BEM UI menegaskan bahwa aksi “Menuju Indonesia Bangkrut” bukan sekadar demonstrasi, tetapi bentuk seruan agar publik lebih aktif mengawasi arah kebijakan negara.

Mahasiswa juga meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik dan menghadirkan solusi konkret atas persoalan ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan yang dinilai semakin kompleks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|