Bakar Sampah Berujung Kebakaran, Dapur Lansia di Bantul Ludes

2 hours ago 3

Bakar Sampah Berujung Kebakaran, Dapur Lansia di Bantul Ludes

Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Kebiasaan membakar sampah di sekitar rumah kembali memicu kebakaran di wilayah Kabupaten Bantul. Kali ini, api menghanguskan dapur milik seorang lansia berusia 90 tahun di Padukuhan Sumuran, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Senin (8/6/2026) petang.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dapur milik Sagiyo atau Harto Wiyono mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp7 juta.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kebakaran diduga bermula dari aktivitas korban yang membakar sampah kayu di area dapur sekitar pukul 17.10 WIB.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran diduga berasal dari sampah kayu yang dibakar korban. Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar yang berada di dapur dan menyambar atap dapur yang terbuat dari bambu,” kata Rita, Selasa (9/6/2026).

Menurut dia, setelah membersihkan sampah kayu di sekitar rumah, korban membakarnya di area dapur. Korban kemudian meninggalkan lokasi dan menuju bagian barat rumah.

Tak lama berselang, api yang awalnya kecil membesar dan menyambar tumpukan kayu bakar yang tersimpan di dapur. Kobaran api semakin cepat menjalar karena sebagian atap dapur berbahan bambu yang mudah terbakar.

Cucu Korban Lakukan Evakuasi

Melihat api semakin membesar, cucu korban segera mengevakuasi kakeknya keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar.

Pada saat bersamaan, seorang warga bernama Supriana yang melintas di depan rumah korban melihat kepulan asap tebal dari bagian belakang rumah. Ia juga mendengar teriakan minta tolong dari keluarga korban.

“Setelah mengetahui ada kebakaran, saksi segera menghubungi warga lain dan diteruskan ke BPBD Kabupaten Bantul serta petugas kepolisian,” ujar Rita.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas. Dua armada pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Bantul tiba di lokasi sekitar pukul 17.50 WIB. Petugas Polsek Bantul juga datang untuk membantu proses pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian.

Berkat kerja cepat petugas bersama warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 WIB sehingga tidak merembet ke bangunan rumah utama maupun rumah warga lainnya.

Polisi Lakukan Olah TKP

Setelah api berhasil dipadamkan, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bantul melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran.

Sementara itu, petugas PLN Unit Layanan Pelanggan Bantul turut memeriksa instalasi listrik guna memastikan tidak ada gangguan kelistrikan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan, area dapur berukuran sekitar 6 x 5 meter mengalami kerusakan akibat kebakaran. Meski kerugian material mencapai sekitar Rp7 juta, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Rita mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di dekat material yang mudah terbakar seperti kayu kering, bambu, maupun tumpukan barang bekas.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Jangan membakar sampah di dekat bahan yang mudah terbakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang membahayakan keselamatan maupun harta benda,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|