Anggota Kongres AS Ancang-Ancang Makzulkan Menhan AS Pete Hegseth

3 hours ago 2

Menteri Perang AS Pete Hegseth saat konferensi pers di Pentagon, Washington, DC, AS, 2 Maret 2026. Hegseth salah satu yang menggaungkan isu perang agama dalam serangan le Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Anggota Kongres AS dari Partai Demokrat Yassamin Ansari pada Senin (6/4/2026) mengatakan bahwa dirinya akan menggunakan pasal pemakzulan atas Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dengan tuduhan melancarkan sebuah "perang ilegal" atas Iran. Menurut Ansari, eskalasi yang terus meningkat saat ini bisa mengarah pada kejahatan perang di mana Hegseth "terlibat".

"Saya menyerukan Amendemen ke-25 dan memperkenalkan Pasal Pemakzulan," ujarnya dalam pernyataan di media sosial.

Upaya pemakzulan Hegseth oleh Ansari menyusul meningkatkan tekanan atas aksi militer AS terhadap Iran. Sebuah investigasi awal menemukan bahwa sebuah serangan rudal AS menghantam sekolah dasar yang menewaskan sedikitnya 175 orang, yang sebagian besar korbannya adalah anak-anak. Trump juga dikecam atas ancamannya yang akan menyerang infrastruktur sipil Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan, di mana para ahli hukum menilai tindak itu bisa melanggar hukum internasional.

Namun pada Senin, Trump tetap berharap dapat menghindari serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan Iran, dengan tenggat waktu yang semakin dekat. "Saya harap saya tidak perlu melakukannya," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya tentang ancamannya sebelumnya untuk menyerang sejumlah sasaran di Iran.

Trump menambahkan bahwa saat ini adalah periode kritis dan tindakan AS di masa depan akan bergantung pada respons Iran. Ia pun menegaskan bahwa dia memiliki rencana pasti untuk menyelesaikan konflik Iran, tetapi dia tidak akan mengungkapkannya kepada publik.

"Saya punya rencana terbaik, tapi saya tidak akan memberi tahu Anda apa rencana saya," kata Trump.

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|