REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Kekeringan yang melanda ribuan hektare tanaman padi di enam kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hingga kini belum teratasi. Padahal, petani saat ini berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan tanaman padi mereka yang kini terancam gagal panen (puso).
Enam kecamatan yang dilanda kekeringan yakni Kecamatan Sukra, Patrol, Anjatan, Bongas, Gabuswetan dan Kandanghaur. Di enam kecamatan tersebut, sedikitnya ada 10.673 hektare areal tanaman padi berumur 7-25 hari, yang terancam puso akibat kekeringan.
Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Wastam Priyatna, mengatakan, pemerintah sebelumnya meminta para petani melakukan tanam serentak untuk mencapai swasembada pangan nasional. Para petani pun telah mengikuti Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yang digulirkan pemerintah.
Namun, Wastam menyesalkan ketidaksinkronan program tanam itu dengan ketersediaan airnya. Akibatnya, petani yang sudah melakukan tanam, kini kesulitan memperoleh pasokan air yang cukup untuk tanaman padi mereka.
“Pemerintah nyuruh tanam serentak, tapi airnya gak disiapin. Pemerintah keluarkan RTTG, tapi airnya gak menunjang. Pemerintah sanggup atau tidak? Akhirnya petani yang jadi korban,” tukas pria yang juga menjabat sebagai Ketua KTNA Kecamatan Bongas itu kepada Republika, Kamis (30/7/2026).
Wastam mengatakan, air irigasi untuk enam kecamatan itu bersumber dari Waduk Jatiluhur, yang titik pembaginya ada di Bendung Salamdarma. Ia bersama para ketua KTNA dari lima kecamatan lainnya, serta enam camat yang wilayahnya kekeringan, telah mendatangi Bendung Salamdarma untuk meminta tambahan pasokan air.
Ia menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan air di enam kecamatan itu, debit Bendung Salamdarma semestinya 22 meter kubik per detik. Namun nyatanya, hanya 14 meter kubik per detik sehingga air tidak cukup untuk mengairi enam kecamatan tersebut.
“Alasannya air ‘hilang’ di jalan. Saya minta ditelusuri penyebab hilangnya, tapi sampai sekarang belum tahu,” keluh Wastam.

1 hour ago
2














































