IRGC menyebut tujuh komandan senior Iran tewas dalam serangan AS dan Israel, Iran balas dengan rudal ke Israel dan fasilitas militer AS. - Instagram.
Harianjogja.com, TEHERAN—Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tujuh komandan militer senior Iran meninggal dunia dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Minggu (1/3/2026). Pernyataan ini mempertegas eskalasi konflik terbuka antara Iran dengan dua negara tersebut.
Dalam keterangan resmi yang dikutip kantor berita negara, IRNA, IRGC menyampaikan duka cita atas gugurnya para perwira tinggi tersebut.
“Bangsa Iran menyampaikan belasungkawa ... atas wafatnya sekelompok komandan angkatan bersenjata Iran yang tercinta dan pemberani yang tewas dalam serangan brutal oleh rezim kriminal Amerika Serikat dan Israel,” demikian bunyi pernyataan IRGC.
IRGC memastikan sedikitnya tujuh personel berpangkat tinggi tewas dalam serangan tersebut, meski tidak merinci identitas maupun jabatan masing-masing komandan.
Sebelumnya, pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan rangkaian serangan yang menyasar sejumlah target di dalam wilayah Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.
Sebagai respons, Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, memperluas ketegangan yang sebelumnya berlangsung melalui serangan tidak langsung dan operasi terbatas.
Perkembangan terbaru ini menandai peningkatan signifikan konflik Iran dengan AS dan Israel, sekaligus memicu kekhawatiran akan dampak keamanan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































