Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyampaikan beberapa isu tentang persiapan Idul Fitri 2026, mulai dari pembayaran THR PPPK paruh waktu, persiapan arus mudik, stok BBM dan elpiji, hingga layanan mudik gratis, Senin (9/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi memastikan 13 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di Jateng akan memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026. Luthfi menyebut, besaran THR mereka akan dihitung sesuai pengangkatannya, yakni per Januari 2026.
Usai memimpin Rakor Forkopimda Jateng dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, Luthfi mengatakan, pembayaran THR bagi pegawai swasta di Jateng akan dilakukan H-7 Lebaran. "Termasuk di Jawa Tengah, bagi PPPK paruh waktu dapat THR," ujarnya saat memberikan keterangan pers di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (9/3/2026).
Mantan kapolda Jateng itu mengungkapkan, saat ini PPPK paruh waktu di Jateng berjumlah 13 ribuan orang. "Kita anggarkan hampir mendekati angka Rp6 miliar (untuk THR) nanti akan kita berikan. Tanggal 13 (Maret 2026) akan kita bagikan kepada PPPK paruh waktu," ucapnya.
Menurut Luthfi, besaran THR yang diterima PPPK paruh waktu di Jateng akan berbeda-beda. "Dapatnya sesuai porsi pengangkatannya terhitung 1 Januari (2026) kemarin. Kalau yang sudah satu tahun lebih berarti dapat penuh. Kalau terhitung 1 Januari kemarin dihitung sesuai dengan porsinya," katanya.

5 hours ago
16

















































