Jakarta, CNBC Indonesia - Perang di Timur Tengah masih menunjukkan eskalasi di berbagai front, mulai dari serangan rudal Iran ke Israel hingga peningkatan aktivitas militer di Lebanon dan Teluk Persia.
Situasi ini juga memicu manuver diplomatik serta keputusan anggaran pertahanan besar-besaran dari Amerika Serikat.
Berikut perkembangan terbaru perang di Timur Tengah, sebagaimana dikutip dari AFP, Sabtu (4/4/2026).
Iran Luncurkan Rudal ke Israel
Militer Israel pada Sabtu mengatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran, seiring Teheran melanjutkan serangan balasan setelah kampanye pemboman gabungan AS-Israel yang dimulai akhir Februari.
"Sistem pertahanan sedang beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," kata militer Israel melalui Telegram.
Iran Klaim Jatuhkan Pesawat Kedua AS
Militer Iran mengeklaim telah menembak jatuh pesawat militer Amerika Serikat A-10 Thunderbolt II sehingga memaksa pilot melontarkan diri. Kejadian pada Jumat ini merupakan yang kedua setelah pada hari yang sama Iran berhasil menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle.
Korban Tewas di Suriah
Media pemerintah Suriah melaporkan seorang pria tewas akibat tembakan Israel di provinsi Quneitra di selatan negara itu, dekat wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Kantor berita SANA menyebut korban tewas akibat serangan "tank Israel", sementara televisi pemerintah menyatakan sebuah mobil menjadi target.
Korban di Fasilitas Gas UEA
Seorang warga negara Mesir tewas dan empat lainnya luka-luka setelah kebakaran di kompleks gas di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kantor media pemerintah mengatakan insiden tersebut dipicu puing-puing yang jatuh dari serangan yang berhasil dicegat. Dua korban luka berasal dari Mesir dan dua lainnya dari Pakistan.
Trump Diberi Pengarahan soal Pesawat Jatuh
Gedung Putih menyatakan Presiden AS Donald Trump telah menerima pengarahan mengenai jatuhnya jet militer di Iran yang memicu operasi pencarian dan penyelamatan besar. Media AS melaporkan satu awak berhasil diselamatkan.
Otoritas Iran juga meminta warga di wilayah barat daya negara itu untuk membantu mencari awak pesawat, sementara televisi pemerintah menayangkan gambar yang disebut sebagai puing-puing pesawat yang hancur.
Peringatan untuk Universitas di Lebanon
Kedutaan besar AS di Lebanon memperingatkan bahwa Iran dan kelompok sekutunya dapat menargetkan universitas di negara tersebut. Salah satu yang disebut adalah American University of Beirut, institusi AS terkemuka di kawasan dengan kampus dan rumah sakit di pusat ibu kota.
Trump Ajukan Anggaran Pertahanan Besar
Trump meminta anggota parlemen menyetujui anggaran pertahanan sebesar 1,5 triliun dolar AS untuk 2027, seiring meningkatnya biaya perang dengan Iran dan komitmen keamanan global. Proposal itu akan meningkatkan belanja Pentagon lebih dari 40% dalam satu tahun, kenaikan paling tajam sejak Perang Dunia II.
Penjaga Perdamaian PBB Terluka
Pasukan United Nations Interim Force in Lebanon menyatakan ledakan di salah satu posnya melukai tiga penjaga perdamaian, dua di antaranya serius. Ini merupakan insiden ketiga dalam sepekan di wilayah selatan Lebanon dekat perbatasan, tempat Israel dan kelompok Hizbullah terlibat konflik.
Seruan Gencatan Senjata
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan gencatan senjata segera dalam percakapan telepon, menurut Kremlin.
"Dicatat bahwa aksi militer intensif menyebabkan konsekuensi negatif serius tidak hanya secara regional tetapi juga global, termasuk di bidang energi, perdagangan, dan logistik," demikian pernyataan tersebut.
Serangan Baru di Beirut
Serangan baru menghantam pinggiran selatan Beirut setelah militer Israel mengatakan menargetkan "infrastruktur teror". Ledakan terdengar beberapa jam setelah peringatan evakuasi dikeluarkan untuk kawasan tersebut, yang merupakan basis Hizbullah dan telah banyak ditinggalkan warga sejak perang pecah.
Tanker Melintasi Selat Hormuz
Tiga kapal tanker, termasuk satu yang dimiliki bersama perusahaan Jepang, melintasi Selat Hormuz dengan berlayar dekat pantai Oman, rute langka saat Iran mempertahankan kontrol ketat atas jalur tersebut. Data lalu lintas maritim menunjukkan kapal-kapal itu berlayar dekat Semenanjung Musandam milik Oman di selatan perairan.
(luc/luc)
Addsource on Google

















































