1 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh Dimakamkan di Glodogan Klaten

11 hours ago 3

1 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh Dimakamkan di Glodogan Klaten Suasana rumah duka salah satu korban helikopter jatuh di Kalimantan di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Sabtu (18/4/2026). (Solopos - Taufiq Sidik Prakoso)

Harianjogja.com, KLATEN— Suasana duka menyelimuti pemakaman salah satu korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, yang dimakamkan di Desa Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Sabtu (18/4/2026) malam. Korban, Joko Catur Prasetyo Sulistyo Wibowo (44), diantar keluarga dan warga menuju peristirahatan terakhir usai jenazah tiba dari Kalimantan.

Jenazah tiba di rumah duka di Perum Glodogan Indah sekitar pukul 18.31 WIB setelah diterbangkan ke Yogyakarta International Airport dan dilanjutkan perjalanan darat. Pelayat tampak memadati rumah duka, sementara karangan bunga berjejer di sepanjang akses menuju lokasi.

Setibanya di rumah, keluarga dan warga langsung menggelar salat jenazah sebelum jenazah dibawa ke masjid setempat dan dimakamkan di TPU Glodogan selepas Isya. Istri dan tiga anak korban yang masih duduk di bangku SMP dan SD turut mengiringi prosesi dengan penuh ketegaran.

Paman korban, Heru, menyebut almarhum telah merantau selama sekitar 20 tahun di Kalimantan bersama keluarga kecilnya. Ia bekerja di sektor perkebunan dan sejak 2024 bergabung dengan KPN Group sebagai Plantation Head, setelah sebelumnya berkarier di Bumitama Gunajaya Agro.

“Beliau punya cita-cita kalau sudah pensiun mau jadi dosen kelapa sawit,” kata Heru saat ditemui di rumah duka.

Kakak korban, Sulistyanto, mengenang adiknya sebagai sosok tulang punggung keluarga yang dikenal penyayang, terutama kepada ibunya.

“Dia bisa dibilang menjadi tulang punggung keluarga. Dia anak terakhir dan sangat sayang serta disayangi ibu,” ungkapnya.

Di lingkungan kerja, korban dikenal sebagai pemimpin yang tegas, mengayomi, dan menjadi teladan. Hal itu terlihat dari banyaknya rekan kerja, baik dari perusahaan saat ini maupun sebelumnya, yang datang melayat.

Peristiwa nahas terjadi saat korban bersama rombongan perusahaan menumpang helikopter dalam kunjungan kerja. Di dalam helikopter terdapat pilot, kopilot, serta enam penumpang dari perusahaan.

Sulistyanto juga mengikuti langsung proses pencarian hingga pemulangan jenazah. Ia menyebut proses evakuasi berlangsung cepat berkat keterlibatan berbagai pihak.

“Jadi semua lancar. Ada dari Basarnas, dari TNI AU, TNI Angkatan Darat sampai dari masyarakat semua kompak, semua diberi kelancaran. Mungkin inilah ya apa dibilang ibaratnya evakuasi yang paling cepat. Karena jam 09.00 hilang kontak, jam 11.00 WIB Basarnas bergerak, jam 16.00 WIB sudah ditemukan. Jam 02.00 WIB semua sudah dievakuasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) di wilayah Kalimantan Barat. Tim SAR gabungan kemudian menemukan lokasi jatuhnya helikopter dan memastikan seluruh delapan orang di dalamnya meninggal dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|