Terungkap Rekening Office Boy Ikut Tampung Uang Suap Terkait OTT Bupati Muara Enim

1 hour ago 2

Wartawan mengamati ruang kerja Bupati Kabupaten Muara Enim yang disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026). KPK mengamankan Bupati Muara Enim Edsion serta empat orang dari unsur Pemkab Muara Enim dan lima orang dari pihak swasta terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan adanya rekening khusus yang digunakan menampung uang haram dalam kasus yang menjerat Bupati Muara Enim Edison dkk. Bahkan salah satu rekening ini atas nama office boy (OB).

KPK menyebut ada beberapa rekening nominee yang dipakai menampung kucuran uang suap dari pihak swasta yang mendapat proyek di Pemkab Muara Enim.

"Ada yang atas nama OB, kemudian beberapa pegawai di lingkup Pemkab (Muara Enim) juga menggunakan rekening-rekening," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Selasa (9/6/2026).

Dalam kasus yang diawali operasi tangkap tangan (OTT) ini, KPK sudah menyita uang hampir Rp2 miliar. Adapun Edison dan tiga orang lainnya sudah menjadi tersangka di perkara dugaan suap proyek tersebut.

"Total hampir senilai Rp2 miliar yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan ini," ujar Budi.

KPK menjelaskan uang tunai itu dalam bentuk mata uang rupiah, dolar, riyal dan saldo dalam rekening. KPK akhirnya menyita uang itu karena diduga berhubungan dengan perkara suap.

"Beberapa rekening ini digunakan sebagai penampungan terkait dugaan penerimaan yang dilakukan oleh para oknum di Pemerintah Kabupaten Muara Enim dari para pihak swasta," ucap Budi.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|