Terungkap Kencenderungan Bunuh Diri Tentara Israel Semakin Mengkhawatirkan Sejak Perang 7 Oktober

1 month ago 24

Tentara Israel di dekat kendaraan pengangkut personel lapis baja mereka kembali dari Jalur Gaza menuju Israel, Selasa, 29 Juli 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV- Sebuah laporan yang diterbitkan oleh surat kabar Israel Haaretz mengungkapkan bahwa 22 tentara Israel bunuh diri pada 2025.

Angka yang tidak pernah tercatat sejak 2010, ketika 28 tentara bunuh diri setelah operasi "Tembakan Peluru" di Jalur Gaza.

Menurut data militer Israel, dilansir Aljazeera, Ahad (3/1/2025), jumlah tersebut meningkat menjadi 22 setelah seorang tentara dari unit teknik tempur wajib militer bunuh diri pada Rabu lalu, yang mendorong polisi untuk membuka penyelidikan resmi atas masalah tersebut.

Data menunjukkan di antara mereka yang bunuh diri ada 12 tentara wajib militer dan sembilan tentara cadangan. Ada 14 kasus di luar pangkalan militer, sementara 8 kasus terjadi di dalam pangkalan.

Yang menarik, lima tentara mengalami gangguan mental dan sedang menjalani perawatan psikologis, termasuk seorang ahli drone tingkat tinggi yang sebelum bunuh diri mengatakan bahwa dia tidak sanggup lagi menanggung dampak pertempuran, menurut laporan tersebut.

Faktor Perang Gaza

Penulis Tom Levinson mengaitkan peningkatan kasus bunuh diri dengan pecahnya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023. Antara tanggal tersebut dan akhir tahun yang sama, tercatat 7 kasus.

Jumlah total kasus bunuh diri meningkat dari 17 kasus pada tahun 2023 menjadi 21 kasus pada tahun 2024, dibandingkan dengan rata-rata tahunan hanya 12 kasus dalam dekade sebelum perang.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|