Sumber Kehidupan di Timur Tengah Hilang, Rasulullah Pernah Peringatkan

20 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Sungai Eufrat dan Tigris pernah berada di kawasan yang sangat subur. Namun kini berubah dengan cepat dan diperkirakan akan mengering pada 2040 mendatang.

Fenomena ini ternyata pernah diperingatkan oleh Rasullah SAW jauh sebelumnya. Berikut bunyinya:

"Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkap gunung emas sehingga manusia menjadi saling berperang dan saling membunuh untuk mendapatkannya" (HR. Muslim No. 2894).

Sungai Eufrat mengalir beberapa negara, dari Turki, Suriah, dan Irak, baru bermuara di Teluk Persia. Ini menjadi sistem sungai terbesar yang berada di wilayah Asia Barat.

Eufrat yang berdampingan dengan Sungai Tigris adalah bagian dari wilayah yang subur. Di sekitarnya memiliki kondisi ideal untuk pertanian dan bahkan membuat peradaban di kota pertama dunia seperti Mesopotamia.

Namun sekarang sistem sungai tersebut mengering dengan sangat cepat. Bahkan laporan pemerintah Kementerian Sumber Daya Air pada 2021 memperingatkan sungai bisa mengering pada 2040.

Laporan tersebut menjelaskan sungai mengering diakibatkan penurunan permukaan air dan kekeringan akibat perubahan iklim, dikutip dari IFL Science, Kamis (12/3/2026).

Aliran di sistem Eufrat-Tigris telah berkurang hampir setengahnya dalam beberapa dekade saja. Dari citra satelit dilaporkan 144 kilometer kubik air tawar menghilang dalam 10 tahun, mulai 2003 hingga 2013.

Parahnya lagi, manusia di sekitarnya bergantung pada sistem sungai ini. Dilaporkan 60 juta orang bergantung pada air di sistem sungai Eufrat-Tigris untuk kehidupannya, khususnya di Turki dan Irak.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|