Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan di Damaskus Suriah.
REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS – Bulan penuh rahmat menyapa umat Islam di seluruh penjuru dunia. Sejak sore, suasana Madrasah Badraiyyah, Damaskus Suriah, pada Selasa, 16 Maret 2026, bertepatan dengan malam 27 Ramadhan 1447 H dipenuhi semangat persiapan.
Para mahasiswa saling bergotong royong menata ruangan, menyusun hidangan, dan menyambut tamu.
Ketika adzan maghrib berkumandang, suasana berubah menjadi syahdu. Kurma, air putih, dan hidangan khas Timur Tengah sudah siap disajikan penuh rindu dan disantap penuh khusyuk.
Di tanah Syam yang sarat sejarah, suasana tersebut adalah pemandangan Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, salah satu inisiatif Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Indonesia yang digelar serentak dilaksanakan di berbagai negara, termasuk Suriah.
Di bumi Syam, Program ini terselenggara melalui kolaborasi bersama mahasiswa awardee Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Suriah yang tengah menempuh dirasat islamiyyah di jantung ibu kota Damaskus.
Koordinator BCB Suriah, Muhammad Naufal Ridho, mengatakan melalui rangkaian kegiatan buka bersama dan agenda lainnya, acara ini menghadirkan kebahagiaan serta kehangatan bersama komunitas pelajar diaspora dan mancanegara di tengah suasana Ramadhan pada
Naufal menjelaskan, melalui kegiatan ini, Baznas menyemarakkan semangat di bulan suci Ramadhan, menyejahterakan umat, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
“Tradisi ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Baznas dalam mengimplementasikan ukhuwah dan nilai sosial spiritual di bulan suci,” ujar dia dalam keterangannya kepada Republika.co.id di Jakarta, Rabu (25/3/2025).
Dengan atmosfer penuh kehangatan, Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan di Suriah berhasil memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H, menjadikannya sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menebarkan cahaya kebaikan di negeri Syam.

1 week ago
17













































