REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Otoritas Transportasi Umum (TGA) mengumumkan bahwa Kereta Cepat Haramain telah mengangkut lebih dari 700 ribu penumpang, termasuk pengunjung dan jamaah umrah, sejak awal Ramadhan hingga hari ke-20 bulan suci tersebut, dikutip dari laman Saudi Gazette, Kamis (12/3/2026)
Otoritas Transportasi Umum menjelaskan bahwa jumlah perjalanan yang dioperasikan oleh Kereta Cepat Haramain melebihi 2.300. Kereta ini berfungsi sebagai sarana transportasi yang aman dengan mengurangi tekanan pada jaringan jalan raya antar kota dengan menyediakan pilihan transportasi cepat sepanjang waktu bagi para penerima manfaat, mendukung kelancaran arus lalu lintas, dan meningkatkan efisiensi mobilitas.
Kereta Cepat Haramain adalah salah satu proyek transportasi utama yang melayani jamaah haji sepanjang tahun, menghubungkan Makkah dan Madinah melalui Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan Kota Ekonomi King Abdullah. Kereta ini beroperasi di jalur listrik sepanjang 453 kilometer dan termasuk dalam sepuluh kereta tercepat di dunia, dengan kecepatan operasional hingga 300 km per jam.
Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah telah menerima total 96.638.865 jamaah sejak awal bulan suci Ramadhan. Hal ini diumumkan pada Selasa lalu oleh Otoritas Umum untuk Perawatan dan Pengelolaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Masjidil Haram menyambut 57.595.401 jamaah untuk shalat lima waktu dan shalat Qiyam, selain 15.605.086 jamaah Umrah, antara tanggal 1 dan 20 Ramadhan, menurut indikator operasional yang mengukur jumlah keseluruhan jamaah yang masuk ke area shalat dan zona umrah.
Di Masjid Nabawi, pihak pengelola mencatat 21.143.259 pengunjung untuk shalat lima waktu dan shalat Qiyam. Sementara itu, 579.191 orang shalat di Al-Rawdah Al-Sharifah, dan 1.715.928 pengunjung menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan dua sahabatnya.
Pihak pengelola mengatakan angka-angka tersebut mencerminkan tingkat kesiapan operasional yang tinggi dan sistem layanan terpadu yang diberikan kepada pengunjung di Dua Masjid Suci selama Ramadhan, yang membantu memastikan kelancaran pergerakan dan lingkungan yang aman dan spiritual untuk beribadah. Angka-angka tersebut juga menyoroti tingginya jumlah pengunjung ke dua masjid suci selama Ramadhan di tengah makna spiritualnya yang mendalam.

3 hours ago
3
















































