Rahayu Saraswati Jual 48,97 Juta saham TRIN

7 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia — Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk. (TRIN) Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo melalui entitas PT Satya Devya mengurangi kepemilikan sahamnya di emiten properti tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 8 Maret 2026, PT Satya Devya melakukan serangkaian transaksi penjualan saham TRIN dalam periode Desember 2025 hingga Februari 2026.

Sebelum transaksi dilakukan, kepemilikan saham tercatat sebanyak 182.058.300 saham atau setara dengan 4% hak suara. Setelah penjualan tersebut, kepemilikan turun menjadi 133.086.672 saham atau sekitar 2,92% hak suara.

Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 48.971.628 saham TRIN yang dilepas dalam beberapa transaksi.

Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap dengan tujuan transaksi pribadi. Rinciannya, pada 19 Desember 2025 dilakukan penjualan 10.000 saham pada harga Rp850 per saham.

Selanjutnya pada 30 Desember 2025, dijual 350.000 saham di harga Rp1.135 per saham. Kemudian pada 2 Januari 2026, dilepas 250.000 saham di harga Rp1.250 per saham.

Pada 5 Januari 2026, penjualan kembali dilakukan sebanyak 1.300.000 saham pada harga Rp1.395 per saham. Dua hari kemudian, tepatnya 7 Januari 2026, kembali dilepas 400.000 saham pada harga Rp1.875 per saham.

Masih pada Januari, tepatnya 20 Januari 2026, dilakukan penjualan 150.000 saham di harga Rp1.650 per saham.

Transaksi terbesar terjadi pada 5 Februari 2026, ketika sebanyak 46.511.628 saham dilepas pada harga Rp1.075 per saham.

Berdasarkan harga pada masing-masing transaksi tersebut, total nilai penjualan saham diperkirakan mencapai sekitar Rp53,53 miliar. 

Sebelumnya Rahayu tercatat membeli 182.058.300 saham pada harga Rp200 per saham dengan tujuan kerja sama strategis pada 16 Desember 2025.

Artinya dengan asumsi harga pembelian Rp 200, Rahayu mengantongi keuntungan 446,78% atau Rp 43,74 miliar. 

Dalam keterbukaan informasi juga ditegaskan bahwa pihak yang melaporkan bukan merupakan pemegang saham pengendali di TRIN.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|