PSN Merauke libatkan masyarakat Kampung Wanam.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, Papua Selatan, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal Kampung Wanam. Hal ini diungkapkan oleh Gawang Kurniawan, perwakilan Tim Proyek Wanam, yang menyatakan keterlibatan warga lokal menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek tersebut.
"Kita harus melibatkan masyarakat, dari marga-marga yang ada. Nanti mungkin kita bisa diskusi juga dengan masyarakat yang ada di sini," ujar Gawang dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, dikenal dengan keterbatasan akses dan fasilitasnya. Namun, proyek ini membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Kepala Kampung Wanam, Kosmas Serilius, menyebutkan bahwa dari total 743 jiwa penduduk, sebagian telah bekerja di proyek tersebut, dan peluang tersebut masih terbuka, terutama bagi pemuda.
Sementara itu, Antonius Kurnianto, Deputi Manager Project WIKA, melaporkan bahwa pembangunan tangki High Speed Diesel (HSD) di Merauke telah mencapai 70 persen. Tangki ini akan menjadi pusat distribusi bahan bakar untuk operasional PSN Wanam. Selain itu, dermaga multipurpose dan gudang serbaguna juga tengah dalam proses pembangunan.
Proyek ini juga melibatkan pembangunan dermaga jetty serbaguna di Kampung Wanam yang telah mencapai progres 93 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2026. Infrastruktur ini dirancang sebagai pintu masuk utama logistik alat berat dan sarana produksi pertanian guna mendukung proyek cetak sawah seluas 1 juta hektare di Merauke.
Jhonlin Group berperan sebagai mitra swasta dalam proyek ini. "Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya," kata pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3
















































