Prabowo Suntik Duit Rp4,77 Triliun ke Danantara Buat KAI, INKA dan Pelni

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menandatangani tiga aturan terkait penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke tiga BUMN, melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Tiga BUMN itu antara lain PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Industri Kereta Api (INKA), dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Total PMN yang diberikan untuk tiga BUMN ini sebesar Rp 4,77 triliun.

Dijelaskan, suntikan PMN ini diberikan karena untuk mendukung penugasan dari pemerintah pusat. Adapun sumber dana PMN itu berasal dari APBN tahun anggaran 2025, yang berlaku saat aturan itu mulai diundangkan. Berikut rinciannya :

PT KAI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapatkan suntikan modal sebesar Rp 1,8 triliun. Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2025 tentang Penyertaan Modal Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara Dalam Rangka Pelaksanaan Penugasan Oleh Perusahaan Perseroan PT Kereta Api Indonesia, yang diundangkan pada (30/12/2025).

Dari aturan itu dijelaskan bahwa pemberian PMN ini karena penugasan kepada perusahaan plat merah ini untuk penyediaan sarana perkeretaapian berupa rel listrik untuk meningkatkan pelayanan angkutan kereta api kepada masyarakat.

"Penugasan penyediaan sarana perkeretaapian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui pengadaan dan retrofit sarana perkeretaapian dengan mengutamakan produk dalam negeri dan mempertimbangkan kapasitas produksi industri dalam negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis Pasal 1, dikutip Rabu (4/2/2026).

Penambahan penyertaan modal sebagaimana dimaksud akan diteruskan menjadi penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham PT KAI, dengan tetap mempertahankan 1% saham seri A Dwiwarna milik negara.

PT Pelni

Sedangkan PMN yang diberikan untuk PT Pelni sebesar Rp 2,5 triliun. Hal ini tertuang dalam PP Nomor 53 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Badan Pengelola Investasi Danantara Dalam Rangka Pelaksanaan Penugasan Oleh Perusahaan PT Pelayanan Nasional Indonesia. yang diundangkan (30/12/2025).

Pemberian PMN ini karena adanya penugasan pemerintah pusat kepada PT Pelni untuk menyediakan kapal penumpang dalam rangka mendukung konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah serta memperkuat armada nasional melalui peremajaan kapal dan penyediaan angkutan laut penumpang kelas ekonomi.

"Penugasan penyediaan kapal penumpang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui pengadaan 3 (tiga) kapal penumpang kelas ekonomi dengan melibatkan industri kapal dalam negeri," tulis Pasal 1 (2).

Penambahan penyertaan modal sebagaimana dimaksud akan diteruskan menjadi penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham PT Pelni, dengan tetap mempertahankan 1% saham seri A Dwiwarna milik negara.

PT INKA

Selain itu, pemerintah juga memutuskan untuk menambah PMN kepada PT INKA, sebesar Rp 473 miliar. Hal ini tertuang dalam PP Nomor 52 tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal negara RI Ke Dalam Modal Badan Pengelola Investasi Danantara Dalam Rangka Pelaksanaan Penugasan Oleh Perusahaan Perseroan PT Industri Kereta Api, yang diundangkan pada (30/12/2025).

Adapun pemberian PMN karena, pemerintah pusat memberikan penugasan kepada perusahaan Perseroan (Persero) PT Industri Kereta Api untuk meningkatkan kapasitas produksi guna penyediaan sarana perkeretaapian termasuk kereta rel listrik dalam rangka mendukung penyediaan sarana perkeretaapian dan revitalisasi industri perkeretaapian dalam negeri.

"Penugasan peningkatan kapasitas produksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui pemenuhan fasilitas produksi dan pendukung produksi, pengembangan sistem propulsi, dan fasilitas produksi sistem bogie oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Industri Kereta Api untuk memenuhi kebutuhan sarana perkeretaapian dalam negeri," tulis Pasal 1 (2).

Penambahan penyertaan modal sebagaimana dimaksud akan diteruskan menjadi penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham PT INKA, dengan tetap mempertahankan 1% saham seri A Dwiwarna milik negara.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|