Kapolda Jabar: Truk sumbu tiga picu kemacetan dan kecelakaan mudik.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Kepolisian Daerah Jawa Barat menindak tegas kendaraan sumbu tiga atau truk tronton yang dinilai menyebabkan kemacetan dan kecelakaan selama arus mudik Lebaran. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan saat mengunjungi Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, pada Minggu.
Kemacetan dan kecelakaan di jalur mudik, menurut analisis kepolisian, kerap kali disebabkan oleh truk sumbu tiga yang parkir di bahu jalan atau mengalami kesulitan saat melintasi jalur menanjak. "Beberapa peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi karena kendaraan sumbu tiga memperlambat arus, terutama saat naik dan turun," ungkap Rudi.
Untuk mengatasi masalah ini, kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan kantong parkir sebagai solusi untuk menampung kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan selama periode mudik. "Jika pelanggaran ini terulang, kendaraan tersebut akan kami kandangkan," tegasnya.
Kepolisian juga mengimbau perusahaan pengangkut barang untuk mengganti kendaraan besar dengan yang lebih kecil guna kelancaran arus lalu lintas. "Kami meminta pengusaha atau jasa pengangkutan untuk menggunakan kendaraan yang lebih kecil agar tidak mengganggu arus mudik," tambah Rudi.
Penindakan terhadap kendaraan sumbu tiga telah dilakukan di berbagai wilayah di Jawa Barat. "Beberapa polres sudah melakukan penindakan. Tadi saya dilaporkan di Sumedang dan beberapa wilayah lainnya," ujarnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan arus mudik dapat berjalan lancar dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas selama libur Lebaran. "Kita ingin arus mudik ini lancar, mudik aman, keluarga bahagia," pungkas Rudi.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3

















































