Rudal-rudal Iran melesat menuju Israel, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, seperti terlihat dari Hebron, di Tepi Barat yang diduduki Israel, Senin (9/3/2026). (REUTERS/Mussa Qawasma)
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah gelombang serangan rudal menghantam wilayah Israel, termasuk kawasan metropolitan Tel Aviv. (REUTERS/Mussa Qawasma)
Foto-foto memperlihatkan langit malam dipenuhi kilatan proyektil dan sistem pertahanan udara yang berusaha mencegat serangan tersebut. (REUTERS/Amir Cohen)
Serangan ini diduga diluncurkan dari Iran bersama kelompok sekutunya, termasuk Hizbullah. Aksi militer tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang semakin tajam antara Iran dan Israel beserta jaringan sekutu masing-masing di kawasan. (REUTERS/Mohammed Torokman)
Puluhan rudal terlihat melesat di udara sebelum sebagian dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Israel. Kilatan cahaya dan asap dari intersepsi rudal terlihat berulang kali di langit, sementara suara ledakan terdengar dari beberapa titik di sekitar kota. (REUTERS/Dylan Martinez)
Militer Israel menyatakan sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi di sejumlah wilayah ketika radar pertahanan mendeteksi rudal yang mengarah ke wilayahnya. Sistem pertahanan udara kemudian diaktifkan untuk mencegat proyektil yang masuk ke wilayah udara Israel. (REUTERS/Dylan Martinez)
Meski sejumlah rudal berhasil dihancurkan di udara, laporan awal menyebutkan beberapa ledakan tetap terdengar di area perkotaan. Hal ini menandakan tidak semua serangan berhasil dicegat sepenuhnya oleh sistem pertahanan. (REUTERS/Jamal Awad)
Serangan rudal tersebut diyakini merupakan bagian dari rangkaian balasan militer dalam konflik yang sudah berlangsung beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Israel dilaporkan melancarkan operasi militer yang menargetkan fasilitas militer dan infrastruktur strategis yang berkaitan dengan Iran. (REUTERS/Jamal Awad)

















































