Pakar Militer Rusia: AS Ulangi Kesalahan di Vietnam Selama Perang Iran, Makanya Kalah

1 week ago 11

Warga melintas di depan Rumah Sakit Gandhi yang rusak akibat serangan udara Israel di Teheran, Iran, Senin (2/3/2026). Rumah Sakit Gandhi terkena serangan udara Israel pada 1 Maret. Operasi militer gabungan Israel-AS menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW— Pakar militer Alexander Timukhin menegaskan dalam laporan yang diterbitkan surat kabar Rusia Vzglyad bahwa perang Amerika Serikat melawan Iran menandai terulangnya kesalahan-kesalahan strategis masa lalu yang serupa dengan yang menyebabkan kekalahan AS di Vietnam.

Dilansir Aljazeera, Jumat (27/3/2026), Timukhin mencatat bahwa untuk memahami penyebab kegagalan Amerika Serikat dalam menghadapi Iran, perlu merujuk kembali pada pengalaman Vietnam yang telah menjadi simbol kekalahan militer Amerika.

Ahli militer tersebut menjelaskan bagaimana Vietnam berhasil meraih kemenangan strategis meskipun Amerika Serikat unggul secara militer dalam sebagian besar pertempuran individu.

Dimensi strategis

Di Vietnam—menurut Timukhin—tidak bertujuan untuk meraih kemenangan dalam pertempuran individu, melainkan berfokus pada kekalahan strategis Amerika.

Bagi orang Vietnam, kemenangan di medan perang bukanlah tujuan utama. Tujuan tertinggi adalah memperpanjang perang dan menyampaikan pesan kepada musuh bahwa kerugiannya akan sia-sia.

Vietnam berhasil menerapkan strategi perang jangka panjang melalui perang gerilya dan tekanan politik terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

Meskipun mengalami kekalahan di medan perang, strategi mereka justru membuka jalan menuju kemenangan akhir, yang pada akhirnya menyebabkan penarikan pasukan Amerika dari Vietnam pada 1973 dan jatuhnya Saigon pada 1975, jelas Timukhin.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|