Siswa menyantap makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026). Kementerian Keuangan melaporkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 72,5 persen dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi, termasuk saat bulan Ramadhan. Pembagian MBG akan berjalan seperti hari biasa.
“Pembagian MBG tetap berlanjut meski di bulan Ramadhan. Hanya saja, mekanismenya berubah menyesuaikan situasi,” ujarnya di Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).
Zulkifli Hasan menjelaskan pembagian MBG akan tetap berjalan seperti hari-hari biasa. Namun, bagi siswa beragama Islam akan diberikan menu kering untuk dibawa pulang.
Sementara itu, siswa beragama non-Muslim tetap mendapatkan menu siap santap seperti hari-hari biasa.
“Di bulan Ramadhan kan tidak semua siswa beragama Islam. Bagi yang beragama Islam akan diberikan makanan kering dan nanti disantap setelah berbuka puasa, sedangkan yang beragama non-Muslim tetap mendapatkan menu makanan siap santap,” katanya.
Adapun menu makanan kering untuk siswa beragama Islam antara lain telur rebus, kacang, susu kemasan, roti, dan lainnya.
Menko Pangan memastikan menu yang diberikan kepada penerima manfaat, baik siswa, ibu hamil, maupun anak di bawah dua tahun, telah sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan.
“Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki ahli yang menakar standar gizi untuk siswa dan penerima manfaat lainnya. Jadi, aman,” ucapnya.
sumber : ANTARA

2 hours ago
4














































