Kebanjiran Order 13 Negara, Gubernur Khofifah Beberkan Keunggulan Lulusan SMK Jawa Timur

2 days ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jawa Timur kini semakin dilirik industri internasional, mulai dari Jepang, Korea Selatan hingga sejumlah negara di Eropa.

Tingginya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara membuka peluang besar bagi lulusan pendidikan vokasi asal Jawa Timur untuk menembus pasar kerja global.

“Ini menunjukkan bahwa SMK di Jawa Timur tidak hanya mencetak lulusan siap kerja di dalam negeri, tetapi juga menjadi penyuplai talenta vokasi untuk pasar kerja internasional,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu (16/5/2026).

Sebanyak 1.790 siswa dan alumni SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan tercatat mengikuti program magang kerja luar negeri serta penempatan pekerja migran di 13 negara tujuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.067 merupakan siswa kelas XII dan XIII peserta magang, sedangkan 723 lainnya merupakan alumni yang telah bekerja di luar negeri.

Negara tujuan penempatan meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Bulgaria, dan Thailand.

Jepang menjadi negara tujuan terbanyak dengan 1.216 peserta, disusul Korea Selatan sebanyak 460 peserta. Sementara itu, Kabupaten Tulungagung menjadi daerah penyumbang peserta terbanyak dengan 898 orang.

Khofifah mengatakan peluang kerja global bagi lulusan SMK terbuka di berbagai sektor strategis seperti manufaktur, perkapalan, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi, logistik hingga pertanian modern.

“Mereka berpotensi bekerja di sektor manufaktur, perkapalan, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi dan logistik,” katanya.

Ia mencontohkan Jerman saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang pengelasan bawah laut, sementara Jepang membuka peluang besar pada sektor pertanian dan industri.

Karena itu, Khofifah menekankan pentingnya penguatan kompetensi keahlian, kedisiplinan, serta kemampuan bahasa asing agar lulusan SMK Jawa Timur mampu bersaing di tingkat internasional.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|