Jelang MSCI, Asing Banyak Jual Saham Ini

12 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing masih mengalir keluar dari pasar modal. Akan tetapi pada perdagangan kemarin, Rabu (6/5/2026) nilainya menciut.

Berdasarkan data perdagangan, asing mencatatkan net foreign sell Rp 482,1 miliar di seluruh pasar. Pada pekan lalu bila dirata-ratakan asing bisa keluar Rp 2 triliun per hari dari pasar modal Tanah Air. 

Pergerakan asing menjelang pengumuman quarterly review indeks MSCI 12 Mei 2026 menarik dicermati. Pada perdagangan kemarin, tekanan jual terbesar masih terkonsentrasi pada saham-saham big caps perbankan hingga grup konglomerasi Prajogo Pangestu. 

Penguatan ini mencerminkan upaya saham yang masih berada dalam indeks MSCI (Global Standard & Small-Mid Cap) untuk menjaga posisi melalui peningkatan market cap menjelang quarterly review 12 Mei.

Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai hampir Rp 190 miliar, diikuti Barito Pacific (BRPT) dan Bank Central Asia (BBCA).

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 188,9 miliar
  2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp 121,6 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 90,5 miliar
  4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 78,8 miliar
  5. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 74,3 miliar
  6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp 51,6 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 41,8 miliar
  8. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 41,4 miliar
  9. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp 39,8 miliar
  10. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) - Rp 26,7 miliar

Meski demikian, IHSG tetap mampu bertahan di zona hijau seiring penguatan sejumlah saham komoditas dan telekomunikasi. Sentimen pasar juga masih ditopang optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi domestik kuartal I-2026, walaupun investor asing masih cenderung berhati-hati di tengah tekanan rupiah.

IHSG ditutup menguat 0,50% atau naik 35,36 poin ke level 7.092,47 pada akhir perdagangan. Sebanyak 341 saham menguat, 196 saham stagnan dan hanya 290 saham yang melemah.

Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor teknologi dan barang baku. Sementara itu hanya sektor energi, konsumer primer dan keuangan yang melemah.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|