Israel Makin Ugal-Ugalan di Iran: Serang Ahli Nuklir Rusia-Putin Murka

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Rusia secara resmi melayangkan protes keras kepada Israel setelah serangan udara negara tersebut dilaporkan menyasar area di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr milik Iran pada Rabu, (18/03/2026). Moskow memperingatkan adanya risiko keselamatan yang sangat serius bagi seluruh personel Rusia yang saat ini sedang bekerja di fasilitas nuklir tersebut.

Berdasarkan sumber politik yang dikutip dari surat kabar Israel, Maariv, Moskow telah mengirimkan surat protes formal melalui kedutaan besarnya di Israel. Langkah ini diambil setelah sebuah serangan udara menargetkan wilayah yang sangat dekat dengan kompleks pemukiman para ahli Rusia yang bertugas mengoperasikan pembangkit listrik tersebut.

"Pihak Rusia menekankan lokasi keberadaan personel mereka sebenarnya sudah diketahui secara luas sebelumnya. Serangan yang terjadi di dekat akomodasi para ahli itu menimbulkan kekhawatiran keamanan yang mendalam, meskipun hingga kini belum ada kejelasan apakah bangunan tempat tinggal tersebut terkena dampak serangan secara langsung atau tidak," kata sumber tersebut yang juga dikutip Middle East Monitor.

Lokasi yang menjadi sasaran serangan berada sangat dekat dengan pembangkit nuklir Bushehr, yang merupakan satu-satunya fasilitas nuklir sipil milik Iran. Fasilitas yang terletak sekitar 17 kilometer di tenggara Kota Bushehr ini diresmikan pada tahun 2011 dan beroperasi dengan dukungan teknis serta bahan bakar yang disokong penuh oleh Rusia dengan kapasitas mencapai 1.000 megawatt.

Para insinyur dan spesialis dari Rusia telah lama memegang peran kunci dalam menjalankan operasional fasilitas tersebut. Hal ini menjadikan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr sebagai situs yang secara strategis sangat sensitif bagi kepentingan nasional pemerintahan Presiden Vladimir Putin di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan yang beredar, Rusia menganggap aktivitas militer apa pun di dekat Bushehr bukan hanya sebagai ancaman terhadap infrastruktur Iran semata, melainkan juga ancaman langsung terhadap kepentingan Rusia. Hal ini dikarenakan adanya ratusan tenaga ahli mereka yang masih bersiaga dan bekerja di dalam lokasi tersebut.

Di tengah ketegangan yang terus meningkat antara Israel dan Iran, Moskow dikabarkan telah mengevakuasi sebagian personel beserta keluarga mereka dari wilayah tersebut. Kendati demikian, sejumlah besar spesialis tetap bertahan di dalam unit pembangkit, meskipun beberapa laporan menunjukkan bahwa operasional fasilitas mulai diperlambat atau dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan.

Pejabat Rusia memperingatkan bahwa serangan langsung apa pun terhadap fasilitas nuklir tersebut dapat mengakibatkan kebocoran radioaktif yang fatal. Jika hal itu terjadi, maka akan muncul ancaman lingkungan yang sangat serius bagi seluruh wilayah di sekitarnya dan berpotensi memicu bencana kemanusiaan global.

Pihak Moskow juga mencatat bahwa mereka sebelumnya telah menginformasikan Israel mengenai kehadiran para ahli mereka di Bushehr melalui koordinasi dengan otoritas Iran. Informasi tersebut diberikan secara transparan guna menghindari risiko fatal selama operasi militer berlangsung, namun serangan terbaru ini justru menunjukkan pengabaian terhadap peringatan tersebut.

(tps/tps)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|