Investor India Tertarik Bangun Tangki Penyimpanan BBM di RI

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri membeberkan bahwa saat ini terdapat investor asing dari India yakni Essar Group untuk berinvestasi dalam pembangunan fasilitas tangki penyimpanan minyak (storage) di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan perwakilan Essar Group baru-baru ini telah meninjau salah satu fasilitas pengolahan minyak milik Pertamina di Sumatera Selatan.

"Menyangkut dengan pertanyaan tadi tentang storage, tentunya memang waktu itu kami juga sudah bertemu dengan tim Pak Menteri yaitu dari Essar Group salah satunya. Sedang penjajakan dan kemarin sudah berkunjung ke lokasi kilang kami yang ada di Plaju," kata Simon dalam Konferensi Pers di Kantor BPH Migas, Jakarta, dikutip Jumat (13/3/2026).

Rencana pembangunan storage tersebut tidak lain untuk menambah daya tampung cadangan minyak mentah maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Oleh karena itu, Simon menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya membatasi diri pada satu investor, melainkan terbuka menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas.

"Dan kami juga tentunya membuka peluang bekerja sama dengan pihak mana pun untuk tentunya mendorong agar supaya storage kita dapat bisa bertambah," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan melalui akun Instagram pribadinya, bahwa dirinya telah memimpin pertemuan bersama Essar Group dan Pertamina, Rabu (4/2/2026).

"Kemarin saya menghadiri rapat pembahasan rencana pengembangan infrastruktur kilang minyak bumi di Indonesia bersama Essar Group dan Pertamina," tulis Bahlil melalui akun Instagramnya, Kamis (5/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas mengenai potensi kerja sama penguatan kapasitas pengolahan minyak dalam negeri sekaligus peningkatan nilai tambah industri hilir.

"Rencana investasi ini diharapkan dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah dan berkontribusi pada penguatan ketahanan energi nasional," tambah Bahlil.

(pgr/pgr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|