IDF Bantah Terlibat Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon

4 hours ago 2

IDF Bantah Terlibat Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon Prajurit TNI hadir untuk menyampaikan bela sungkawa di kediaman almarhum Sertu Muhammad Nur Ichwan di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Nur Ichwan, anggota Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL), gugur akibat serangan Israel. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin - foc)

Harianjogja.com, MOSKOW — Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah keterlibatan mereka dalam serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI. Pernyataan ini disampaikan melalui akun Telegram resmi IDF, Selasa (31/3/2026).

IDF menegaskan bahwa dalam 24 jam terakhir, mereka meninjau insiden yang terjadi pada Senin (30/3), namun tidak memasang alat peledak dan tidak ada pasukan mereka di lokasi kejadian. Sebelumnya, UNIFIL melaporkan satu anggota TNI gugur pada Minggu akibat proyektil yang menghantam posnya, dan dua anggota lainnya tewas dalam serangan terhadap kendaraan patroli di wilayah Bani Hayyan.

Merespons kejadian ini, Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat di New York atas permintaan Indonesia dan Prancis. Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, menekankan, “Pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi sasaran.”

Kejadian ini terjadi di tengah eskalasi antara Israel dan Hizbullah yang dimulai pada 2 Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan roket ke wilayah Israel. Israel merespons dengan serangan udara dan pengumuman operasi darat di Lebanon selatan pada 16 Maret, termasuk wilayah Lembah Beqaa dan pinggiran Beirut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|