Bos Jasa Raharja Ungkap Pemudik Lebaran 2026 Terlindungi Asuransi

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan asuransi pelat merah PT Jasa Raharja memastikan para penumpang angkutan umum maupun pengendara yang melaksanakan mudik lebaran tahun 2026 terlindungi asuransi bila mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menjelaskan, seluruh penumpang angkutan umum yang membeli tiket secara otomatis terlindungi oleh asuransi Jasa Raharja. Hal ini karena dalam tiket terdapat komponen iuran wajib yang dibayarkan penumpang dan berfungsi sebagai premi asuransi yang dijamin negara melalui Jasa Raharja.

"Kemudian itu menjadi semacam premi asuransi yang dijamin negara melalui Jasaraharja untuk mereka. Jadi semuanya terjamin dalam konteks perlindungan dasar apabila terjadi peristiwa kecelakaan," kata Awaluddin, ditemui usai Flag Off Mudik Gratis BUMN, di Jakarta, Selasa, (17/6/2026).

Adapun santunan bagi korban kecelakaan dengan luka ringan hingga berat, mencapai Rp20 juta. Sedangkan korban meninggal dunia memperoleh santunan sebesar Rp50 juta, dan dapat disalurkan kepada ahli waris dalam waktu maksimal 2x24 jam.

Awaluddin juga memaparkan tren rasio kecelakaan dan fatalitas dalam dua tahun terakhir menunjukkan perbaikan. Pada 2025, jumlah peristiwa kecelakaan tercatat turun sekitar 13% dibandingkan 2024, sementara di tahun 2025 angkanya turun hingga 52%.

"Nah kami baru memonitor ya, baru memonitor dalam 2 hari periode mudik tanggal 13 dan 14 Maret, berdasarkan data dari Korlantas Polri, korban fatalitas meninggal dunia itu turun 45%," ungkap Awaluddin.

Ia pun berharap tren penurunan kecelakaan dan fatalitas tetap terjaga hingga akhir masa siaga angkutan mudik yang berlangsung sekitar 18 hari ke depan. Dengan kata begitu, angka klaim asuransi arus mudik tahun ini pun diharap bisa berkurang.

Menurutnya, salah satu upaya menekan risiko klaim kecelakaan dilakukan melalui program mudik gratis BUMN yang mendorong pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, beralih ke moda transportasi yang lebih aman. Program tersebut menyediakan fasilitas perjalanan menggunakan bus, kapal laut, maupun kereta api.

Selain itu, Jasa Raharja juga memperkuat koordinasi layanan kesehatan untuk mempercepat penanganan korban kecelakaan. Saat ini perusahaan telah bekerja sama dengan 2.817 rumah sakit di seluruh Indonesia agar proses penanganan medis dan penyaluran santunan dapat dilakukan lebih cepat.

(ayh/ayh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|