Bos Jasa Marga (JSMR) Buka Suara Soal Kemacetan Parah di Bali

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) buka suara kemacetan parah arus pemudik di pelabuhan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono mengatakan itu bukan kewenangan perseroan, namun mengakui adanya imbas pada kepadatan di ruas tol.

Oleh karena itu, Jasa Marga melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik. Salah satunya dengan membatasi kendaraan dari arah Bali agar tidak masuk ke wilayah tertentu seperti Besuki guna mencegah penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.

"Sebetulnya pasti akan berdampak. Nah, kemarin saya antisipasi karena itu dari Bali kan masih banyak simpul tiga. Nah, kemarin saya antisipasi untuk nanti masuk di Besuki kami tidak mengizinkan," kata Rivan selepas Pelepasan Mudik Gratis BUMN 2026 di Gelora Bung Karno, Selasa (17/3/2026).

Dari sisi volume kendaraan, Jasa Marga mencatat pergerakan masih sesuai dengan proyeksi. Pada puncaknya, lalu lintas sempat mencapai sekitar 190 ribu kendaraan pada Sabtu, kemudian menurun ke kisaran 170 ribu kendaraan. Angka tersebut masih berada dalam rentang prediksi yang telah ditetapkan.

Perusahaan pengelola tol pelat merah itu juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow apabila terjadi lonjakan kendaraan. Kesiapan tersebut telah dilakukan sejak 17 Maret dan akan diterapkan menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Tanggal 18 kita siapkan, hari ini 17 sudah kita gelar persiapan kalau dibutuhkan contraflow," ujar Rivan.

Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dan terkendali. Hal ini didukung oleh kesadaran masyarakat dalam mengatur waktu perjalanan sehingga arus kendaraan lebih tersebar dan tidak menumpuk pada waktu tertentu.

"Ya, so far masih sangat bagus. Artinya masyarakat betul-betul seperti imbauan time managementnya berangkatnya jam berapa mereka akan atur dengan baik," pungkas Rivan.

Hingga kemarin, kemacetan dan penumpukan kendaraan terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk Bali. Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau padat, dengan dominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa.

(ayh/ayh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|