Suasana penanganan medis terhadap ratusan siswa MtsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga keracunan MBG, Rabu (9/9/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) mengeklaim keselamatan dan kesehatan penerima manfaat menjadi prioritas dalam penanganan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. BGN menyebut kondisi korban keracunan tak mengkhawatirkan.
Wakil Kepala BGN, Trenggono, mengatakan bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra telah menjenguk dan melihat langsung kondisi penerima manfaat yang menjalani perawatan. Hingga Kamis sore, sebanyak 59 orang masih menjalani perawatan dan seluruhnya dalam kondisi yang terus membaik.
"Semuanya sudah dalam kondisi yang segera pulih. Tidak ada yang kondisinya mengkhawatirkan,” kata Trenggono dalam keterangannya pada Jumat (11/9/2026).
Untuk memastikan seluruh penerima manfaat terdampak mendapatkan penanganan secara optimal, BGN bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi dalam memenuhi kebutuhan perawatan. Ini termasuk memastikan tidak ada kendala dalam pembiayaan.
“Yang jelas semua akan ditangani oleh pemerintah daerah maupun dari BGN. Jadi, tidak ada masalah untuk biayanya, sudah diatasi semua baik dari pemda maupun BGN,” ujar Trenggono.

3 hours ago
7















































