Jakarta, CNBC Indonesia - Kucing punya cara unik dan aman saat mendarat ketika akan jatuh. Hewan tersebut selalu bisa mendarat dengan kakinya dan berdiri dengan tegak.
Ternyata fenomena tersebut telah lama membingungkan para ilmuwan. Sebuah tim penelitian dari Universitas Yamaguchi telah memiliki jawabannya dan menjelaskan dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal The Anatomical Record.
Kucing disebut memiliki refleks penyeimbang disebut air-righting untuk melindungi kucing dari cedera serius saat terjatuh. Tulang belakang kucing akan berputar saat terjatuh, dikutip dari Phys.org, Jumat (13/3/2026).
Para peneliti mempelajari susunan tulang belakang dari lima bangkai kucing. Mereka memisahkan Thoracic spine (punggung atas dan tengah) dan Lumbar spine (punggung bawah), kemudian mengujinya secara mekanis untuk mengukur fleksibilitas, kekuatan dan ketahanan pada rotasi.
Kamera berkecepatan tinggi disiapkan untuk merekam saat kucing akan mendarat di sebuah bantal empuk. Mereka juga menandakan bagian bahu dan pinggul kucing untuk melacak pergerakan di bagian tubuh tersebut.
Hasilnya ditemukan tulang belakang kucing tidak sepenuhnya. Namun ada beberapa bagian yang bergerak secara berbeda untuk tetap membuat kucing aman saat mendarat.
Tulang belakang toraks merupakan bagian sangat fleksibel dan memiliki zona netral, yakni membuat kucing bisa berputar bebas hingga 50 derajat dengan sedikit usaha. Sementara tulang belakang bagian bawah lebih kaku dan menjadi titik stabil.
Foto: dok. Anatomical Record (2026)
Sekuens yang menggambarkan cara kucing yang jatuh mendarat sempurna di kakinya.
Kucing yang akan jatuh biasanya akan memutar kepala dan kaki depan ke arah tanah lebih dulu. Ini dilakukan karena bagian toraks yang fleksibel dan bagian depan tubuh yang lebih ringan.
Kemudian baru bagian belakang tubuh kucing yang akan mengikutinya. Tulang belakang lumbar yang lebih kaku akan menjadi jangkar yang kokoh dan membuat kucing bisa memutar bagian depan dengan cepat tanpa kehilangan kendali.
"Ini menunjukkan rotasi batang tubuh selama menegakkan tubuh di udara pada kucing terjadi secara berurutan, dengan bagian depan batang tubuh berputar lebih dulu dan diikuti bagian belakang tubuh," kata para peneliti dalam studi ini.
(dem/dem)
Addsource on Google


















































